LAZISNU DIY melalu tim program kesehatan mendatangi rumah seorang guru ngaji yang mengajar dengan keadaan kaki yang tidak bisa digerakkan sama sekali. Kegiatan survei dilakukan setelah adanya informasi dari masyarakat.

“Mohon bisa dibantu Pak. Bapaknya teman saya sudah beberapa bulan ini lumpuh di bagian kedua kakinya.” Ujar Saipul, teman anaknya bapak Asih yang datang ke kantor LAZISNU DIY, Senin (25/02)

Ternyata benar tim program kesehatan LAZISNU DIY berhasil bertemu Sido Asih (47th) yang hanya tinggal berdua bersama istrinya di rumah sederhana yang bertempat di Dk. Sobayan RT 002, Desa Bangunharjo, Sewon, Bantul. Kamis pagi, (28/02)

Bapak Asih yang hanya bisa duduk di atas tempat tidurnya menceritakan bahwa sakit yang dideritanya sudah dimulai sejak November 2018.

“Awalnya saya bangun tidur mau salat subuh. Tapi punggung saya seketika tidak bisa digerakkan Pak. Dan sejak itu juga saya tidak bisa buang air kecil” Ungkap Pak Asih, panggilan kesehariannya.

Beberapa hari setelah itu Pak Asih sendiri pernah berobat di RSUD Kota Jogja. Disana Pak Asih diagnosa menderita infeksi saluran air kencing. Karena itulah sudah 3 bulan ini Pak Asih tidak bisa buang air kecil dengan normal tapi harus menggunakan Katater (Selang yang dimasukan kedalam alat kelamin) yang berfungsi untuk membantu proses buang air kecil.

Karena keterbatasan biaya, Pak Asih yang sebelumnya bekerja sebagai tukang bangunan terpaksa harus rawat jalan setelah 4 hari di rawat di RSUD Kota Jogja.

Di awal bulan februari 2019 Pak Asih kembali melakukan pengobatan di RS. Hardjolukito, Banguntapan, Bantul. Namun disana Pak Asih justru kaget dengan vonis dokter yang mengatakan bahwa ada beberapa saraf di bagian punggung yang terjepit dan jika tidak segera di lakukan tindakan operasi akan mengalami lumpuh total.

“Terkejut saya Pak mendengar dokter bahwa saya akan lumpuh. Karena saya sendiri masih kepala rumah tangga yang harus menghidupi rumah tangga saya ini.” Ungkap Pak Asih

Namun demikian tak menghentikan aktivitas rutin Pak Asih yang hampir setiap sore hari untuk mengajar mengaji anak-anak warga sekitar tempat tinggalnya di rumah sederhana bersama istrinya yang terus setia mendampingi Pak Asih.

Bersama LAZISNU DIY Mari ulurkan tangan kita untuk bisa membantu Pak Asih untuk terus semangat menjalani hidupnya. Dan mengupayakan kesembuhan Pak Asih supaya bisa berobat kembali.

“LAZISNU DIY hadir ditengah-tengah masyarakat menjadi jembatan antara orang-orang yang kaya dan orang-orang yang membutuhkan. kehadiran LAZISNU DIY tentu tidak bisa sepenuhnya berjalan sendiri tanpa dukungan dari para donatur, muzaki, munfiq.” Ujar Mamba’ul Bahri, ketua LAZISNU DIY.

Mari bersama LAZISNU DIY ringankan beban Pak Asih.

(Arief)

_________________
Yuk salurkan Zakat, Infak dan Sedekah anda melalui LAZISNU D.I Yogyakarta :
.
๐Ÿšฒ GO-ZIS (layanan jemput ZIS) :
hubungi Call Center
.
๐Ÿ’ณ Transfer ke nomor rekening a/n LAZISNU DIY :
๐Ÿ’™ ZAKAT
BCA : 8020 99 1926
Mandiri : 137 000 1926 993
BRI : 0245 01 0011 2856 2
BPD DIY Syariah : 801 211 001 536
.
๐Ÿ’™ INFAK
BCA : 8020 88 1926
Mandiri : 137 000 1926 886
BRI : 0245 01 0071 4653 4
BPD DIY Syariah : 081 211 007 987
.
โ˜Ž Call Center :
0811 360 1926
.
๐Ÿ‘๐Ÿป๐Ÿ‘๐Ÿป๐Ÿ‘๐Ÿป๐Ÿ‘๐Ÿป๐Ÿ‘๐Ÿป๐Ÿ‘๐Ÿป๐Ÿ‘๐Ÿป๐Ÿ‘๐Ÿป๐Ÿ‘๐Ÿป
Yuk ikutin kami via media sosial berikut :
๐Ÿ“ธ Instagram : @lazisnu_diy
๐Ÿฆ Twitter…… : @lazisnu_diy
๐Ÿค Facebook. : NUCare LAZISNU DIY
๐Ÿ”ฎ Website…. : www.lazisnudiy.com
๐Ÿ’ž๐Ÿ’ž๐Ÿ’ž๐Ÿ’ž๐Ÿ’ž๐Ÿ’ž๐Ÿ’ž๐Ÿ’ž๐Ÿ’ž
_________________
#lazisnu #lazisnudiy #NUCare #NUPeduli #TimNUPeduli #zakat #infak #sedekah #ayozakat #jumatberkah #nahdlatululama #aswaja #santri #alanu #alasantri #pengusaha #entrepeneur #jogja #jogjaistimewa #yogyakarta #jogja24 #jogjahits #KajianKitab #PakSidoAsih #gurungaji #bantul

Please follow and like us:
Follow by Email
Facebook
Facebook
Instagram
Chat WA Kami